Home / Face Treatment / Dampak Negatif dari Krim Wajah

Dampak Negatif dari Krim Wajah

Jumat, 29/07/2016 | 16:31 WIB

Face Treatment

Share this article

Hai Sahabat Cantik! Apakah kamu pernah menggunakan krim wajah? Jika kamu pernah atau bahkan sering menggunakannya, maka kamu sebaiknya lebih berhati-hati, karena beberapa orang mengalami alergi setelah menggunakan krim wajah. Padahal banyak wanita mendambakan kulit wajah yang terawat dan cerah.  Tahukah kamu? Ada beberapa zat yang terkandung dalam krim wajah yang dapat memicu dampak negatif, seperti mercury, hydroquinone, steroid, dan  Rhododenol. 


1. Merkuri

Merkuri merupakan bahan kandungan logam berbentuk cairan warna abu-abu yang tidak berbau dan tidak larut dalam air dan alkohol, tapi larut dalam asam nitrat, asam sulfat panas, dan lipid. Dalam krim wajah, kandungan merkuri dimanfaatkan sebagai bahan untuk mencerahkan kulit.

Namun perlu kamu waspadai penggunaan bahan merkuri pada krim wajah dapat menyebabkan dampak negatif pada kulit. Efek negatif dalam jangka waktu pendek:

  • Merkuri dapat menyebabkan pengelupasan epidermis kulit


  • Kulit memerah bila terkena sinar matahari


  • Kulit mudah mengalami iritasi

Kalian juga harus tahu, bahwa pengaruh jangka panjang penggunaan merkuri berlebihan dapat menyebabkan munculnya flek hitam, dan bahkan kanker kulit.


2. Hydroquinone

Hydroquinone merupakan bahan yang digunakan dalam krim wajah untuk menghambat produksi melanin. Dalam krim wajah kandungan hydroquinone dimanfaatkan untuk mencerahkan kulit, dengan cara menurunkan produksi melanin. Kandungan melanin merupakan suatu zat warna kulit yang dihasilkan oleh sel-sel melanosit pada kulit. Penggunaan hydroquinone dalam kadar yang tinggi dapat memicu beberapa penyakit seperti:

  • Munculnya ruam kemerahan pada kulit.
  • Hiperpigmentasi, yaitu  warna kulit kamu menjadi gelap akibat dari pertambahan kadar melanin. 
  • Vitiligo yaitu menghilangnya pigmen kulit secara keseluruhan akibat matinya sel melanosit. Ciri utama vitiligo adalah munculnya bercak-bercak putih pada kulit.
  • Okronosis eksogen: kulit menjadi berwarna biru kehitaman. 


3. Streroid

Steroid merupakan bahan yang biasanya digunakan untuk mengurangi peradangan, contohnya pada kulit yang memerah dan gatal-gatal. Namun perlu kamu waspadai dalam penggunaan kandungan bahan dalam krim wajah ini yang digunakan secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Efek buruk untuk jangka waktu pendek menyebabkan kulit kamu menipis, dan akhirnya kulit kamu jadi mudah terluka. Sedangkan untuk penggunaan jangka waktu panjang, dapat menyebabkan pembuluh darah kapiler nampak pada permukaan kulit dan menjadikan proses penyembuhan pada kulit kamu melambat.


4. Rhododenol

Bahan kimia lainnya yang dapat Sahabat Cantik temui dalam krim wajah adalah Rhododenol. Rhododenol merupakan bahan kimia alami dari kulit pohon birch putih yang mengurangi produksi melanin pada kulit. Namun, beberapa produk krim wajah (yang mengandung rhododenol dan sempat dijual di Indonesia akhir-akhir ini) banyak mendapat keluhan dari masyarakat yang sudah merasakan dampak alergi dari produk yang mengandung bahan ini. Sebagian besar konsumen mengeluhkan kandungan zat rhododenol mengakibatkan  depigmentasi atau bercak-bercak putih pada kulit.

Sebaiknya Sahabat Cantik memperhatikan kandungan zat kimia yang digunakan dalam produk yang kamu beli atau mengkonsultasikan ke dokter kecantikan terlebih dahulu sebelum pemakaiannya. 


POST A COMMENT

1 Comments