Home / Healthy Lifestyle / Pengaruh Rokok Terhadap Estetika Kulit Wajah dan Rupa

Pengaruh Rokok Terhadap Estetika Kulit Wajah dan Rupa

Senin, 8/08/2016 | 14:19 WIB

Healthy Lifestyle

Share this article

Siapa nih diantara Sahabat Cantik yang merokok? Menurut dokter ahli kulit-kosmetik kebiasaan merokok akan berdampak negatif bagi kesehatan dan kecantikan loh! 

Selain membahayakan fungsi paru–paru dan jantung, merokok sangat buruk bagi kesehatan dan jaringan-jaringan bawah kulit. Kualitas yang buruk juga dapat memperburuk kulit.Berikut beberapa fakta yang menjelaskan mengapa merokok tidak dianjurkan untuk kesehatan dan kecantikan jaringan kulit:


1. Pengaruh Merokok terhadap Rona Kulit 

Saat merokok, racun didalamnya seperti karbon monoksida, nikotin dan amonia serta beberapa gas racun lain akan terhisap dan masuk ke dalam sirkulasi darah dan memicu terbentuknya trombosis (penyumbatan pembuluh darah) sehingga memperkecil lebar pembuluh kapiler termasuk pembuluh kapiler halus yang mengalir ke jaringan kulit. 

Sementara itu, hemoglobin dalam darah akan lebih condong mengikat karbon dibanding oksigen, sehingga kadar karbon monoksida di dalam darah semakin lebih tinggi dari kadar oksigen dan sel-sel jaringan termasuk jaringan kulit akan terputus-putus karena kekurangan oksigen untuk hidup. 

Kedua hal di atas mengakibatkan warna kulit kehilangan rona sehingga menjadi pucat dan kurang segar. Adanya hemoglobin yang terikat dengan karbon monoksida di dalam sirkulasi darah ke kulit memperburuk gambaran kulit menjadi lebih gelap sedikit kekuningan (yellowish grey). Selain itu, kulit perokok biasanya lebih kering dibandingkan kulit normal. Hal ini diakibatkan asap panas yang dilepaskan saat oleh rokok kemudian berkontak dengan kulit, terutama kulit wajah. 


2. Pengaruh Merokok terhadap Kerutan Wajah

Saat merokok, secara tidak sadar kamu mengerutkan sudut-sudut luar mata dan mengatupkan bibir dalam-dalam. Kedua aktivitas tersebut mempertegas kerutan kulit pada sudut luar mata dan juga kerutan kulit di sekitar bibir.  


3. Pengaruh merokok terhadap penuaan dini 

Vitamin C didapatkan melalui mengkonsumsi makanan dan tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Salah satu fungsinya adalah mempertahankan mutu dan keutuhan jalinan serat kolagen kulit. Kolagen sendiri adalah serat-serat protein kulit yang menentukan tampilan kulit mulus, kencang dan awet muda. Berkurangnya vitamin C, membuat jalinan-jalinan serat kolagen terburai dan akibatnya menimbulkan kerutan prematur di beberapa tempat khas seperti di sudut mata dan sekitar mulut. 


4. Pengaruh merokok terhadap penyembuhan luka 

Dalam penyembuhan luka yang baik diperlukan 2 faktor, yaitu internal dan eksternal. Internal di antaranya adalah oksigenasi jaringan yang baik, sementara eksternal adalah kelembaban di sekitar luka.

Merokok mengakibatkan oksigenasi jaringan menjadi buruk pada jaringan normal. Pada jaringan yang mengalami perlukaan, kebutuhan oksigen justru menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, risiko kematian sel-sel kulit dan atau jaringan bawah kulit menjadi lebih serius. Adanya jaringan yang non-vital akan memudahkan tumbuhnya infeksi kuman kulit, dan kedua kondisi tersebut akan sangat mengancam hasil akhir penyembuhan luka operasi. Selain itu, kulit perokok yang biasanya lebih kering dibanding normal akan lebih memperburuk penyembuhan. Kulit yang kering relatif lebih mudah terpecah-pecah, sehingga masa penyembuhan luka menjadi sangat memanjang.

Menyeramkan bukan fakta-fakta diatas? Yuk mulai tinggalkan kebiasaan merokok dan beralih ke hidup sehat, Sahabat Cantik!


POST A COMMENT

0 Comments