Home / / Bahan-Bahan yang Digunakan untuk Bulu Kuas Make-Up dan Kelebihannya

Bahan-Bahan yang Digunakan untuk Bulu Kuas Make-Up dan Kelebihannya

Senin, 13/06/2016 | 15:37 WIB

Share this article

Mengapa menghabiskan banyak uang untuk make-up, tapi menggunakan alat murahan untuk mengaplikasikannya? Sahabat Cantik tau nggak sih, kuas make-up yang baik akan memberikan tampilan make-up yang flawless ?  Kuas make-up seperti apa yang baik kamu gunakan? Yuk simak beberapa macam kuas make-up yang cocok untuk kamu.

Secara umum, bristle make-up dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu synthetic bristle dan natural bristle. Untuk sahabat cantik yang belum tau apa itu bristle, bristle itu adalah bulu-bulu yang ada di kuas kamu.


Synthetic Make-up Brush Bristles

Dari namanya saja sudah dipastikan bahwa ini berbahan sintetik. Bahan yang umum digunakan untuk jenis bristle ini adalah Nylon dan Taklon. Keduanya memiliki karakter yang hampir sama, yaitu tidak menyerap pigmen make-up dan cairan jadi mudah untuk dibersihkan, beraneka ragam warna, tampak mengkilat, dan relatif lebih lembut (semakin lembut biasanya lebih mahal).


  • Nylon

    Nylon umum digunakan sebagai groomer alis atau kuas alis karena teksturnya lebih keras dari taklon. Bahan ini umum digunakan oleh pabrikan kuas make-up berbahan sintetis, karena murah dan memiliki kelenturan yang alami.

  • Taklon

    Taklon biasanya berwarna orange atau putih, sering digunakan sebagai kuas concealer, make-up cair, dan krim foundation. Seiring pemakaian, kuas make-up berbahan taklon biasanya bristle tersebut menyebar dan menjadi kaku. 


Natural Make-up Brush Bristles

Berbeda dari sintetik, bristle jenis ini berbahan dasar bulu binatang. Bulu binatang ini merupakan bahan yang memiliki struktur pusat yang disebut medulla. Medulla ditutupi oleh selubung tebal yang disebut korteks dan dilapisi oleh kutikula seperti cangkang sisik. Sisik dan cekungan yang ada pada kutikula ini lah menjadi perangkap dan menjebak serbuk-serbuk pada kosmetik.


Secara garis besar, natural bristle memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Nampak tidak mengkilap dan lebih redup
  • Warnanya biasanya natural seperti cokelat, abu, putih atau hitam
  • Mudah menyerap pigmen, sehingga perawatannya sulit
  • Penggunaannya cocok untuk aplikasi make-up yang berbentuk powder seperti bedak, blusher, eyeshadow
  • Tersedia dari yang paling kasar sampai sangat lembut sekali
  • Lebih disukai oleh para profesional karena bisa memberikan hasil eye-make up yang baik.
  • Lebih murah


Berikut ini bulu-bulu binatang yang sering dipakai untuk membuat natural make-up bristle : 


Goat Hair

Alias Capra atau bulu kambing, memiliki kualitas bulu yang baik untuk brush, dan jenis rambut yang paling umum digunakan oleh produsen kuas kosmetik karena murah dan tersedia secara luas. Biasanya digunakan untuk kuas face powder, blush, dan bronzer. 


Sable hair

Biasanya digunakan untuk kuas eyeliner dan eyeshadow karena bulunya yang bertesktur lembut dan berkarakter “pointy”.


Squirrel hair

Bulu tupai memiliki karakteristik unik, dimana bulu ini benar-benar lembut dan paling dicari oleh para make-up artist.


Badger hair

Badger hair bersifat elastis, berserat tipis, dan tidak akan terasa “berduri” di permukaan kulit kamu. Biasanya digunakan untuk brow, bronzer dan fan brush.


Mink hair

Mink dan sable ini sifat bulunya hampir sama, sehingga penggunaannya pun hampir sama, yaitu untuk kuas eyeliner dan eyeshadow.


Pony/horse hair

Alias bulu/rambut kuda poni, memiliki karakteristik tidak “pointy”. Brush dari bulu kuda poni biasanya digunakan untuk kuas powder, eyeshadow, dan blush.


Boar hair

Berasal dari bulu boar alias babi hutan. Karakteristik dari bulu babi hutan ini kaku, sehingga cocok digunakan untuk brow brush dan sikat rambut.   


Sekarang, kamu sudah tau kan bahan brush seperti apa yang baik untuk kamu gunakan ?


POST A COMMENT

0 Comments